Factors Influencing Language Shift from Acehnese to Indonesian among Adolescents in Ulee Nyeue Village, Banda Baro District

Authors

  • Rahmaniah Universitas Malikussaleh
  • Rasyimah Universitas Malikussaleh
  • Azhari Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.58737/jpled.v6i1.783

Keywords:

Language Shift Factors, Achenese, Adolescents

Abstract

Pergeseran bahasa Aceh terjadi karena berbagai faktor yang memengaruhi. Hamsiah (2019: 108-109) menyatakan bahwa ada tujuh faktor utama yang mendorong pergeseran bahasa: (1) bahasa mayoritas, (2) globalisasi, (3) urbanisasi dan migrasi, (4) perkawinan campuran, (5) bencana alam dan musibah, (6) kurangnya penghargaan, dan (7) faktor ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab pergeseran bahasa Aceh ke bahasa Indonesia di kalangan remaja di Kabupaten Banda Baro. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan metode wawancara. Penelitian ini mengemukakan tujuh faktor yang berkontribusi terhadap pergeseran bahasa.

Penelitian ini memiliki 27 data dari 20 informan yang memenuhi syarat atau kriteria dalam pengumpulan data pada remaja berusia 13-19 tahun. Penelitian ini menemukan tiga faktor yang berkontribusi terhadap pergeseran bahasa Aceh ke bahasa Indonesia di kalangan remaja di Desa Ulee Nyeue, Kabupaten Banda Baro: 1) faktor bahasa mayoritas, 2) perkawinan campuran, dan 3) kurangnya apresiasi terhadap bahasa daerah. Faktor yang paling dominan mendorong pergeseran bahasa Aceh ke bahasa Indonesia di kalangan remaja di Desa Ulee Nyeue adalah faktor bahasa mayoritas, yang terutama dipengaruhi oleh lingkungan keluarga informan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang konsisten dalam keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan penggunaan bahasa Aceh. Sementara itu, faktor yang paling jarang diidentifikasi dalam penelitian ini adalah kurangnya apresiasi terhadap bahasa daerah, yang hanya muncul di antara sejumlah kecil informan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arezky, B. (2022). Pergeseran bahasa jawa dalam ranah sosial masyarakat studi kasus di desa petajen, Kecamatan Bajubang, Kabupsten Batang Hari. Skripsi, Universitas Unja. https://repository.unja.ac.id/id/eprint/44287

Almunawarah, A. (2020). Analisis pergeseran bahasa kaidah bahasa Jamee di wilayah Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan (studi kasus Desa Bakau Hulu). Skripsi. Universitas Bina Bangsa Getsempena. http://eprints.bbg.ac.id/id/eprint/310

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). SOSIOLINGUISTIK: PENGENALAN AWAL. Rineka Cipta.

Hamsiah, (2023). SOSIOLINGUISTIK: Suatu Pengenalan Awal. FORSILADI

http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/6662

Humairah, E. S., Saifullah, S., & Arifin, A. (2019). Problematika Penggunaan Bahasa Aceh Di Kota Langsa. Aceh Anthropological Journal, 3(2), 202. https://doi.org/10.29103/aaj.v3i2.2782

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Alfabeta

Sulianta, F. (2024). M etode Penelitian Kuantitatif. 2024

Metode Penelitian Kualitatif - Google Books

Published

2026-03-24

How to Cite

Rahmaniah, Rasyimah, & Azhari. (2026). Factors Influencing Language Shift from Acehnese to Indonesian among Adolescents in Ulee Nyeue Village, Banda Baro District. Journal of Practice Learning and Educational Development, 6(1). https://doi.org/10.58737/jpled.v6i1.783