Emergency Normalization of Cyber Sexual Harassment against Women on Instagram Social Media in the Digital Era

.

Authors

  • Dita Permatasari Sitohang Universitas Negeri Padang
  • Fatmariza Universitas Negeri Padang
  • Maria Montessori Universitas Negeri Padang
  • Rinia Zatalini Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.58737/jpled.v5i1.414

Keywords:

Cyber Sexual Harassment, Social Media, Social Control, Woman, Instagram

Abstract

This research is based on the problem hof rapid technological developments that are changing people's interaction patterns on social media. Even though it provides many benefits, social media is often misused for cyber sexual harassment, especially against women. This research aims to map forms of cyber sexual harassment on the social media Instagram which views women as objects of sexuality. This research uses a qualitative approach with content analysis methods. Data was collected from four female figure public Instagram accounts, namely the initials NM, GA, RK, and AH. These accounts included 14 posts with a total of 209 comments containing harassment, consisting of 180 real accounts and 29 fake accounts. Data collection techniques were carried out through documentation studies and data scraping, which were then analyzed using coding techniques for distribution mapping with the help of Atlas.ti software. The validity of the data was tested through triangulation methods and content observation to ensure the validity and reliability of the findings. The research results show that there are six forms of cyber sexual harassment that occur on Instagram social media, namely: (1) victim blamming, (2) spamming, (3) sexting, (4) body shaming, (5) flaming, and (6) religious-based harassment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

APJII. (2023). Survei APJII Pengguna Internet di Indonesia Tembus 215 Juta Orang. APJII. https://dataindonesia.id/internet/detail /remaja-paling-banyak-gunakaninternet-di-indonesia-pada-2022

Ash-Shidiq, M. A., & Pratama, A. R. (2021). Ujaran Kebencian Di Kalangan Pengguna Media Sosial Di Indonesia: Agama Dan Pandangan Politik. Automata, 2(1).

Ashgarie, R. I. A., Tibrisna, N., Basith, R. R. A., & Sa’id, M. (2022). Bias Gender Dalam Fenomena Victim Blaming Kekerasan Seksual. Flourishing Journal, 2(3), 201-207.

Aufa, K. N. (2021). Kedudukan Undang-Undang Perlindungan Anak Terhadap Anak Sebagai Korban Pelecehan Seksual di Aceh. Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 6(2), 113–125. https://doi.org/10.22515/alahkam.v6i2.3662

CATAHU. (2021). Perempuan Dalam Himpitan Pandemi: Lonjakan Kekerasan Seksual, Kekerasan Siber, Perkawinan Anak Dan Keterbatasan Penanganan Di Tengah Covid-19

CATAHU. (2022). Bergerak Bersama Membangun Ruang Siber Aman: Belajar dari Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Siber di Mancanegara. Catatan Tahunan 2022

Chaniago, M. H., & Arifin, M. (2023). KEKERASAN SIMBOLIK BERBASIS GENDER DI MEDIA SOSIAL.

Fauziah, D. P. (2022). Viktimisasi Perempuan Melalui Body Shaming. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 6(2).

GoodStats. (2023, 27 September). Indonesia peringkat 4, ini dia 7 negara pengguna internet terbesar di dunia. https://data.goodstats.id/statistic/indonesia-peringkat-4-ini-dia-7-negara-pengguna-internet-terbesar-di-dunia-FLw6V

Haikal, M. (2024). Analisis Kasus Pelecehan Seksual Child Cyber Grooming di Media Sosial Berdasarkan Perspektif Hukum Pidana. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 6(9), 71-80.

Hidayatullah, S., & Winarti, Y. (2021). Literatur Review Media Sosial Terhadap Perilaku Cybersex Pada Remaja. Borneo Studies and Research, 3(1), 692-700.

Ihsani, S. N. Kekerasan Berbasis Gender dalam Victim-Blaming pada Kasus Pelecehan yang Dipublikasi Media Online. Jurnal Wanita dan Keluarga, 2(1), 12-21.

Maududi, M. M., & Yunan, Z. Y. (2023). Kontrol sosial dan perilaku cyberbullying di kalangan remaja. EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 12(1), 85-91.

Mashabi, S. (2021). Sejak Awal Januari, Kementerian PPPA Catat 426 Kasus Kekerasan Seksual. KOMPAS.com. URL: https://nasional.kompas.com/read/2021/03/19/17082571/sejak-awal-januari-kementerianpppa-catat-426-kasus-kekerasan-seksual. (diakses pada 25 November 2021)

Prasetyo, D. R., Nurlaela, S. R., Almanadaa, A., Anwar, M., & Pangestu, E. G. (2022). Analisis Pengaruh dan Pemanfaatan Peran Media Sosial terhadap Pendidikan sebagai Dampak Arus Globalisasi. Jurnal Majemuk, 1(1), 76-84.

Sugiyanto, O. (2021). Perempuan dan Revenge Porn: Konstruksi Sosial Terhadap Perempuan Indonesia dari Preskpektif Viktimologi. Jurnal Wanita dan Keluarga, 2(1), 22-31.

Nugrahadi, Adrian, Albert Agung Juan Datu, Mikhael Kristianto Genesaret Maengkom, and Yesaya Imanuel Nelwan. "Sex Education for Teenager with Visual Podcast." (2020).

Mulyani, P., & Sulastri, R. (2024, January). Cyber Sexual Harrasment dalam Media Sosial Instagram. In Gunung Djati Conference Series (Vol. 39, pp. 17-23).

Yanuar, D., & Pratiwi, C. S. (2019). The Secret Persona Korban Pelecehan Seksual (Komunikasi Interpersonal Antara Ibu dan Anak Korban Pelecehan Seksual di Kuta Baro, Aceh Besar). Warta ISKI, 2(02), 140–149. https://doi.org/10.25008/wartaiski.v2i02.4

Wulandari, E. P., & Krisnani, H. (2020). Kecenderungan Menyalahkan Korban (Victim-Blaming) Dalam Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan Sebagai Dampak Kekeliruan Atribusi. Share: Social Work Journal, 10(2), 187-197.

Downloads

Published

2025-02-10

How to Cite

Sitohang, D. P., Fatmariza, Maria Montessori, & Rinia Zatalini. (2025). Emergency Normalization of Cyber Sexual Harassment against Women on Instagram Social Media in the Digital Era: . Journal of Practice Learning and Educational Development , 5(1), 6–21. https://doi.org/10.58737/jpled.v5i1.414

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.