Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Pendekatan Seintifik
DOI:
https://doi.org/10.58737/jpled.v2i3.53Keywords:
Tematik Terpadu, pendekatan seintifik, Hasil BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan pendekatan seintifik di kelas III SD Negeri 24 Parupuk Tabing Padang Barat. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitaif. Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik kelas III SD Negeri 24 Parupuk Tabing Padang Barat yang berjumlah 26 orang diantaranya 15 orang peserta didik laki-laki dan 11 orang peserta didik perempuan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa. Perencanaan pembelajaran siklus I diperoleh rata-rata 81,94% (B) dan pada siklus II meningkat 91,66% (SB). pelaksanaan pembelajaran pada aspek guru siklus I diperoleh rata-rata 83,93% (B) dan meningkat pada siklus II 92,85% (SB), serta pada aspek peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 82,14% (B) dan meningkat pada siklus II 96,42% (SB). Pada hasil belajar peserta didik diperoleh rata-rata siklus I yaitu 73,8 (C) dan meningkat pada siklus II 86,60% (SB).
Downloads
References
Amin, A.K., & Mayasari, N. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Berbentuk Aplikasi Android Berbasis Weblog Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika. Jurnal Magistra, 94(27), 12–23.
Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Asmara, L. (2021). Pengembangan Media Video Animasi Berbantu Adobe premiere pro Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD/MI. Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan.
Asyar, R. (2012). Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi GP Press Group.
Febriani, D., & Rahmatina, R. (2020). Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning di Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 2354–2359.
Ilahi, L. R., & Desyandri, D. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Terpadu Berbasis Powtoon di kelas III Sekolah Dasar. Journal of Basic Education Studies, 3(2), 1058–1077.
Maulita, S. A., & Erita, Y. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Online Menggunakan Aplikasi Schoology pada Pembelajaran Tematik Terpadu di SD. Journal of Basic Education Studies, 4(1), 3650–3665.
Miarso, Y. (2007). Menyemai Benih Teknologi Pendidkan, cet III. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Minalti, M. P., & Erita, Y. (2021). Penggunaan Aplikasi Nearpod Untuk Bahan Ajar Pembelajaran Tematik Terpadu Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 3 Kelas IV Sekolah Dasar. Journal of Basic Education Studies, 4(1), 2231–2246.
Nizwandi & Ambiyar. (2016). Media & Sumber Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sani, B. & Kurniasih, I. (2017). Konsep dan Proses Pembelajaran, Implementasi dan Praktek dalam Kelas. Jakarta: CV. Solusi Distribusi.
Sari, R. P., & Arwin, A. (2020). Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Di Kelas V. Journal of Basic Education Studies, 3(2), 212–224.
Sofa, N. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran IPA Berbasis Video Animasi Berbantu Adobe premiere pro. Lampung: Universitas Islam Negeri Raden Intan.
Sukmadinata, N. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sumantri, M. S. (2016). Model Pembelajaran Terpadu di Sekolah Dasar. Depok: Raja Grafindo.
Widodo, W. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbentuk Leaflet Berbasis Kemampuan Kognitif Siswa Berdasarkan Teori Bruner. JIPM, 6(1), 11–24.
Zuriah, N. (2016). Guru dalam Pengembangan Bahan Ajar Kreatif Inovatif. Jurnal Dedikasi, 13(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 vezi rahmawati, hamimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Journal of Practice Learning and Educational Development is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. This permits anyone to copy, redistribute, remix, transmit and adapt the work provided the original work and source is appropriately cited.










